3 Operator kamera berhak untuk mengingatkan setelah pengambilan gambar, seperti menegur pengatur boom atau microphone apabila masuk ke dalam shot, refleksi equipment atau kru pada kaca, fokus yang tidak tajam atau kesalahan fokus lainnya, flare pada lensa, gerak kamera yang kurang halus atau kurang baik, dan hal-hal lain yang dapat mengurangi keindahan shot yang diinginkan. Tugasnyaantara lain adalah melakukan persiapan dan setting peralatan kamera, melakukan instruksi sesuai arahan dari director, berkoordinasi dengan campers lain, dan fokus terhadap visual yang dihasilkan dari setiap angle. 2. Floor Director (FD) Yangakan berpengaruh besar dalam budgeting, honor untuk aktor dan kru yang akan dilibatkan dalam produksi film, lokasi syuting, Executive producer adalah jabatan tertinggi dari sebuah produksi film. Tugasnya mengawasi seluruh produser lainnya menjalankan tugasnya dengan baik. D Sebagai panduan kru film dalam menjalankan pembuatan film Storyboard dapat juga dimanfaatkan untuk memandu tugas kru film dalam menjalankan tugasnya selama proses pembuatan film. Dengan begitu, seseorang yang ingin melakukan produksi film dapat dibuat dengan lebih tepat dan dalam waktu yang lebih cepat. HERALDMAKASSARCOM - Sebuah Film yang diproduksi oleh Finisia Production dan 786 Production berjudul Uang Panai' 2 telah selesai dalam proses syuting. Selama 19 hari tim kru bekerja yang menghasilkan 1300 slate. Namun, selama 19 hari proses syuting menyisakan kisah dibalik layar yang tak kalah seru. Berikut beberapa kisah dibalik layar yang dirangkum Heraldmakassar.com:Baca Juga1300 Slate Fungsinyahampir sama dengan berkas yang lain biar tau barang mana aja yang di bawa dan di pakai, selain nanti kepala artistic (art director) yang ngecek kelengkapan barangnya, manager produksi juga bagian pengecekan kedua kalinya, karna jangan sampai ada barang yang hilang atau tertinggal nantinya di lokasi setelah shooting. Sutradara(Director) ia adalah orang yang berada di belakang kamera. Namun peran seorang sutradara sangat menentukan hasil akhir sebuah film. Nah di artikel kali ini eps production akan mengupas tuntas tentang sutradara dan tugas-tugasnya. Siapa Itu Sutradara Film? Sutradara adalah seseorang yang menentukan visi kreatif sebuah film. Sutradara memiliki kontrol terhadap pilihan-pilihan kreatif, mu MemastikanKru Menjalankan Tugasnya: setelah proses pra-produksi, yang di Indonesia umumnya berlangsung 1-3 bulan (tergantung kesulitan), para kru mulai bergerak mengimplementasikan semua yang telah dipersiapkan. Penata artistik membangun set dan menyiapkan properti, penata kamera merekam gambar dengan kameranya, dst. Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS kru film dan televisi. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Orang yang tugasnya menggunakan kamera untuk film atau televisi: USOPP: Tokoh kru dari bajak laut topi jerami yang berhidung panjang BajakLaut Topi Jerami, juga dikenal sebagai Kru Topi Jerami, atau hanya Topi Jerami, adalah kru bajak laut yang terkenal dan kuat yang berasal dari East Blue, tetapi memiliki berbagai anggota dari berbagai daerah. Mereka adalah fokus utama dan protagonis dari seri manga dan anime One Piece, dan dipimpin oleh protagonis utama, Monkey D. Luffy. "Topi Jerami" diberi nama setelah topi khas Luffy jgixCp. Sebagian besar dari kita pasti sering menonton film bahkan dari yang sederhana sebuah webseries pendek sampai feature film sekelas hollywood. Dan tahukah kamu dalam sebuah film itu memerlukan sangat banyak sekali crew film kru film dan departemen yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. berikut ini jabatan dan tugas dalam pembuatan film. Produser Eksekutif, merupakan seorang investor yang membiayai proyek film atau video yang diberikan kepada filmmaker pembuat film atau videoklipmaker. Produser eksekutif bisa terdiri dari banyak yaitu seseorang atau beberapa orang yang bertugas mengelola segala hal yang berhubungan dengan pembuatan film/video. Produser harus menginisiasi, mengkoordinasi, mensupervisi dan mengontrol segala hal tentang pembiayaan, merekrut personal atau kru dan pengaturan distribusi. Seorang produser akan terlibat pada keseluruhan tahapan proses pembuatan film dari awal sampai akhir. Produser bertanggung jawab kepada Produser Eksekutif yang berhubungan dengan kinerjanya. Baca juga lebih detail tentang tugas Produksi, bertugas mengawasi aspek fisik produksi yang tidak berhubungan dengan proses kreatif sebuah film atau video. Manajer produksi mengawasi personil, teknologi, anggaran dan penjadwalan. Merupakan tugas manajer produksi untuk memastikan bahwa pembuatan film atau video sesuai dengan penjadwalan dan anggaran yang disediakan. Manajer Produksi juga bertugas mengelola kebutuhan sehari-hari termasuk gaji kru, biaya produksi dan biaya sewa peralatan. Manajer Produksi bekerja dibawah Line Producer dan bertugas mensupervisi langsung Koordinator Unit, untuk pembuatan film atau video yang besar, tugasnya hampir sama dengan manajer produksi sebagai pengawas second production, tetapi untuk skala kecil biasanya ditempatkan sebagai pengelola transportasi Produksi, bertugas mengkoordinasikan yang berhubungan dengan informasi produksi. Koordinator produksi bertanggung jawab untuk mengatur semua logistik dari perekrutan kru produksi, menyewa peralatan dan pencarian talent/artis. PC Production Coordinator merupakan bagian dari produksi Supervisor, bertugas untuk mengawasi pelaksanaan paska atau Sutradara, bertanggung jawab terhadap aspek kreatif film, termasuk konten dan mengendalikan alur plot, mengarahkan aktor, menyusun dan memilih lokasi dimana pelaksanaan shoting film, menentukan waktu dan isi dari soundtrack film. Meskipun kekuasaan dan wewenang sutradara besar, ia tetap tunduk dibawah komando produser. Klik untuk detail mengenai tugas sutradara filmFirst Asisstan Director, disebut juga 1st AD bertugas membantu manajer produksi dan sutradara. Inti pekerjaannya adalah memastikan jadwal yang sesuai dan menjaga lingkungan kerja yang kondusif dimana sutradara, aktor, dan kru dapat fokus pada pekerjaan mereka masing-masing. Mereka mengawasi kegiatan setiap hari kerja dan mengatur penjadwalan pemain/aktor dan kru, mengawasi serta menjadwalkan pemakaian peralatan,script/naskah dan set. 1st AD juga bertanggung jawab untuk menyutradarai background aksi dari aksi utama pada shoting-shoting besar/kecil sesuai arahan Assistant Director, merupakan kepala asisten-asisten dibawah 1s AD yang bertugas membantu pekerjaan yang didelegasikan kepada 1st AD. Ia juga berugas membantu penyutradaraan latar belakang aksi dan extras dan membantu 1st AD untuk urusan penjadwalan dan booking. Ia bertanggung jawab untuk membuat Call Sheet yang digunakan kru untuk mengetahui kapan jadwal mereka untuk bekerja dan detail syuting apa saja dalam satu Produksi, bertugas membantu 1st AD untuk menyiapkan Set Operasi. Asisten produksi disebut PAs Production Assistant. Selain itu juga membantu kantor/departemen produksi untuk membantu pekerjaan-pekerjaan Supervisor dikenal sebagai “petugas kontiniti” continuity person. Pengawas naskah bertugas mencatat bagian mana dari naskah yang telah difilmkan/divideokan dan membuat catatan dari setiap penyimpangan antara apa yang difilmkan/divideokan dan yang ada pada naskah. Mereka bertugas mencatat setiap shoot dan menjaga properti tetap pada tempatnya, menjaga blocking, dan detail lainnya yang memastikan kontinuitas adegan. Pengawas Naskah memberikan catatan kepada editor untuk mempercepat proses pengeditan film. Mereka bekerja sangat dekat dengan sutradara dan set. Stunt Coordinator, bertugas untuk mengkoordinasikan pemain akrobat atau peran pengganti jika dalam adegan membutuhkan pemeran pengganti/stuntman. ART DEPARTMENT Dalam pembuatan film atau video dibutuhkan bagian yang berhubungan dengan seni/art yang disebut Kru Departemen Seni/Art Department. Departemen seni biasanya mempunyai jumlah kru yang banyak mencapai puluhan hingga ratusan pekerja. Terdiri dari beberapa sub bagian, antara lain art departemen terdiri dari art director, desainer set, dan juru gambar, kemudian tata dekorasi, props, konstruksi, scenic/latar belakang, dan spesial efek. Desainer Produksi, bertanggung jawab terhadap penciptaan fisik untuk tampilan sebuah film yaitu hal-hal yang berhubungan dengan setting, kostum, properti, make up karakter, dan semua pekerjaan unit. Desainer produksi bekerja sangat dekat dengan sutradara dan sinematografer untuk menciptakan tampilan sebuah Director, bertanggung jawab kepada desainer produksi, bertugas mengawasi langsung kinerja seniman dan pengrajin, seperti para desainer, seniman grafis, dan ilustrator yang memberikan rancangan untuk dikembangkan oleh desainer produksi. Art director bekerja bersama bagian konstruksi untuk mengawasi estetika dan detail tekstur set yang sesuai sepeti yang Art Director, terdiri dari beberapa asisten yang bertugas langsung ke lapangan seperti mengukur lokasi, membuat desain grafis, menyediakan kertas-kertas, mengumpulkan informasi untuk desainer produksi, dan menggambar set. Mereka juga mengepalai para juru gambar sebagai mandor pelaksana. Desainer Set, merupakan para juru gambar yang biasanya terdiri dari para arsitek, yang memahami tentang desain interior atau diminta langsung oleh desainer produksiIlustrator, bertugas menggambarkan representasi visual desain untuk mengkomunikasikan ide-ide yang dibayangkan oleh desainer Decorator, terdiri dari beberapa orang yang bertugas mendekorasi sebuah film atau video, yang meliputi perabot, dan semua benda-benda yang akan terlihat dalam sebuah film/video. Mereka bekerja sama dengan desain produksi dan berkoordinasi dengan art bertugas mencari dan membeli atau menyewa perlengkapan set dress/pernak- pernik untuk keperluan Man, merupakan kepala/mandor dari kru set. Lead Man sering disebut Swing Dresser, pengatur pernak-pernik perlengkapan set dekorasi yang bertugas menata dan menghilangkan pernak-pernik dekorasi sepertiu furnitur, gorden, karpet, dan segala sesuatu yang akan terlihat di layar film/video, termasuk gagang pintu dan Master, merupakan kepala/ahli properti yang lebih dikenal dengan sebutan props master. Ia bertugas untuk menemukan dan mengelola semua properti yang terlihat di film/video. Props Builder, merupakan ahli pembangun properti yang bertugas membangun properti yang dibutuhkan oleh tampilan film/video, seperti membangun panggung, konstruksi, pengecoran plastik, permesinan dan merupakan ahli pembuat senjata, yaitu para teknisi alat-alat khusus yang berhubungan dengan senjata api. Dalam beberapa kasus hal ini membutuhkan keterampilan Coordinator Koordinator Konstruksi, bertugas mengawasi pembangunan semua set. Koordinator konstruksi menangani pemesanan material, penjadwalan kerja, dan juga mensupervisi untuk pekerjaan dalam skala besar terhadap para tukang kayu, tukang cat dan buruh bangunan. Dalam beberapa istilah koordinator konstruksi juga disebut manajer Carpenter Kepala Tukang Kayu, kepala tukang kayu adalah mandor dari para tukang kayu dan buruh Scenic Artist, merupakan para pekerja seni yang mengawasi dan bertanggung jawab terhadap hal-hal yang berhubungan dengan penampilan luar dari set-set yang dibutuhkan. Hal tersebut termasuk cat-cat khusus yang memberikan efek penuaan atau penyepuhan, sesuatu terlihat seperti kayu, batu, batu bata, logam, kaca, dan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh desainer produksi. Key Scenic Artist mengawasi para pelukis dan ahli yaitu Kru Hijau yang merupakan ahli bidang pertanaman yang mengatur artistik atau landscape yang berhubungan dengan tanaman dan tumbuh-tumbuhan. Kadang-kadang tanaman/tumbuhan asli tetapi kadang-kadang yang imitasi atau kombinasi keduanya. Kebutuhan ahli tanaman ini bergantung kepada desainer produksi apakah memerlukan atau tidak. Kalau dalam suatu film/video membutuhkan perlengkapan tanaman/tumbuhan dalam jumlah besar biasanya dibagi-bagi menjadi sub divisi, seperti Greensmaster, Greens Supervisor, buruh dan Up Artist, merupakan seniman yang bekerja dengan make up, tatanan rambut dan membuat efek-efek khusus untuk menciptakan karakter bagi siapapun yang akan muncul di layar. Make Up Artist bertugas membuat manipulasi tampilan aktor di layar agar mereka tampak tua, tampak lebih muda atau beberapa kasus tampak mengerikan. Ada juga bagian make up artis yang berkonsentrasi ke bagian bagian dari make up artist yang bertugas menata dan menjaga gaya rambut siapa pun yang akan muncul di layarTata busana ditangani oleh kru Wardrobe, yaituCostume Designer, atau Perancang Busana bertanggung jawab atas semua pakaian dan kostum yang dikenakan oleh semua aktor yang muncul di layar. Mereka bertanggung jawab untuk merancang, merencanakan, dan mengorganisasikan pembuatan mulai dari kain, warna, dan ukuran. Perancang kostum bekerja sangat dekat dengan sutradara untuk memahami dan menafsirkan karakter, dan memberikan saran kepada desainer produksi untuk menyelaraskan tone/nuansa keseluruhan Supervisor, supervisi kostum bekerja bersama perancang busana. Selain membantu mendesain kostum, ia juga membantu mengelola penyimpanan kostum. Mereka mengawasi segala order pakaian, mulai dari pengadaan barang, merekrut staf, anggaran, dokumen, dan Costumer, dipekerjakan pada pembuatan produksi yang besar untuk mengatur set kostum, dan menangani kebutuhan pakaian bintang film/ Standby yaitu petugas yang harus selalu hadir di setiap set kostum. Mereka bertanggung jawab pada kualitas dan kontinuiti kostum dari aktris/aktor sebelum dan sesudah pengambilan gambar. Mereka juga menjadi asisten aktris/aktor dalam hal kostum. Orang-orang ini juga sering disebut set Finisher, bekerja dalam masa pra produksi untuk membantu membuat break down yang berhubungan dengan Buyer bertugas menangani pembelian segala macam kebutuhan garmen dan merupakan divisi kostum bagian teknis yang bertugas mengukur dan menyesuaikan kostum artis. Beberapa jabatan dan tugas dalam pembuatan film 2 CAMERA DEPARTMENT Bagian penting dalam film atau video adalah kru kamera. Kru kamera terdiri dari beberapa keahlian yng berhubungan dengan proses pengambilan gambar. Kru kamera antara lain Director of Photography DOP mengepalai kru kamera dan lighting. DOP membuat keputusan pada pencahayaan dan pembingkaian adegan dan berkoordinasi dengan sutradara. Biasanya, sutradara menceritakan bagaimana mereka ingin tampilan saat shoting, dan sinematografer atau DOP memilih aperture yang tepat, filter, dan pencahayaan untuk mencapai efek yang pada prinsipnya sama dengan DOP, tetapi banyak perdebatan diantara insan perfilman. Mereka dapat disebut Cinematographer jika orang tersebut adalah DOP yang juga mengoperasikan Operator bertugas mengoprasikan kamera berdasar arahan dari DOP atau sutradara untuk merekam setiap scene/ Assistant Camera Focus Puller disebut juga 1st AC bertugas memastikan dan mengamati bahwa kamera selalu dalam kondisi fokus obyek yang sesuai ketika merekam gambar dalam setiap Assistant Camera Clapper Loader juga disebut 2nd AC bertugas mengoprasikan clapperboard pada permulaan setiap adegan dan mencatatnya sebagai stok shot di sela- sela pengambilan gambar. Ia juga bertugas cek dan ricek setiap stok shot dalam catatannya ketika mengirim dan menerima film diproses di laboraturium jika menggunakan film seluloid. Ia juga mengatur dan mengawasi peralatan kamera dan urusan transportasi camera di lokasi bertugas mengisi kaset/film dalam kamera. Ia juga memeriksa dan memastikan stok kaset/ film dan berkoordinasi dengan 1st AC tentang penggunaan stok kaset/film yang akan digunakan. Dalam pembuatan film/video yang tidak terlalu besar biasanya tugas ini digabungkan dengan 2nd Imaging Technician DIT bertugas melakukan manipulasi gambar dan berkoordinasi dengan DOP untuk memberikan saran dalam rangka memproduksi gambar untuk dikombinasikan dengan digital teknik pada kamera Control Technician/Operator bertugas untuk mengontrol pergerakan pada penggunaan alat-alat bantu kamera / kamera robot untuk menghasilkan efek-efek khusus. Kru Produksi Sound terdiri atasProdustion Sound Mixer merupakan kepala produksi bagian perekaman suara, yang bertugas dan bertanggungjawab terhadap perekaman suara selama pembuatan film/video. Mereka menentukan penggunaan mikrofon sesuai kebutuhan, pengoprasian alat-alat perekam, dan kadang-kadang melakukan mixing suara pada satu Operator merupakan asisten dari Production Sound Mixer, yang bertanggung jawab terhadap pergerakan dan penggantian mikrofon selama pembuatan film/video. Ia juga mengatur penempatan mikrofon radio dan set mikrofon yang tersembunyi. Di Perancis boom operator disebut Sound TechnicianUST memiliki lingkup ruang kerja yang dinamis dalam bagian divisi departemen suara. Biasanya mengurusi permasalahan kabel, tetapi kadang juga sebagai boom operator tambahan ketika memproduksi film yang besar. UST sering disebut cableman atau phyton wrangler. GRIP & ELECTRICAL CREW Selanjutnya jabatan dan tugas dalam pembuatan film adalah Kru Grip, merupakan bagian Lighting dan perlengkapan yang terlatih. Merekabertanggung jawab untuk bekerja sama dengan departemen listrik untuk menempatkanlighting yang dibutuhkan selama shoting berlangsung. Key Grip merupakan kepala Grip yang mengepalai departemen set operasi. Ia bekerja bersama DOP untuk membantu menempatkan dan membuat blok untuk posisi Boy Grip merupakan asisten dari key grip. Mereka bertanggung jawab mengatur pengangkutan grip untuk kepentingan Grip yaitu grip yang bertugas mengoperasikan dolly Electrical,Gaffer merupakan kepala dari departemen listrik. Merencanakan dan mengeksekusi perencanaan lighting untuk keperluan Boy Electrical merupakan asisten Technician LT ikut membantu menyeting dan mengontrol perlengkapan lighting. POST PRODUCTION DEPARTMENT Film Editor bertugas mengedit film/video dan menggabungkannya menjadi tayangan film atau video berdasar arahan dari untuk film-film menggunakan seluloid bagian ini bertugas memproses warna film sesuai dengan artistik dan kontinuiti dari pewarnaan film. Dengan menggunakan teknologi digital proses pewarnaan film lebih baik dan lebih kreatif. Dalam skala kecil biasanya sudah dikerjakan oleh editor. Untuk video tidak diproses secara Cutter bertugas memotong film negatif berdasar arahan dari editor Visual EffectVisual Effect Supervisor bertugas pada departemen visual efek. Visual efek dilakukan pada pasca produksi berhubungan dengan perubahan-perubahan gambar yang dilakukan. Visual efek berbeda dengan spesial efek yang bekerja pada fase merupakan Visual Efek artis yang bertugas mengkombinasikan dan menggabungkan gambar-gambar dari berbagai sumber yang berbeda-beda, seperti video, film, computer generate 3D imagery, animasi 2D, foto dan Designer merupakan ahli desain grafis menciptakan dan berkreasi dengan desain grafis yang melengkapi permintaan kebutuhan visual efek yang akan dikomposisikan oleh compositor. MUSIC AND SOUND FX Sound Designer disebut juga Sound Editor Supervisor bertanggung jawab terhadap sound pada pasca produksi. Kadang berhubungan dengan lisensi dari suara yang digunakan. Dan kadang juga hanya menyeimbangkan suara bersama sutradara dan Editor bertanggung jawab terhadap penyusunan dan mengedit seluruh Editor bertanggung jawab terhadap penyusunan dan pengeditan seluruh sound Mixer menyeimbangkan suara antara dialog, musik, dan efek. Kemudian menyelesaikannya dalam bentuk film audio bertugas menulis score musik untuk Artist merupakan artis atau orang yang bertugas merekam dan membuat beberapa sound efek untuk film. Gimana sangat banyak bukan jabatan dan tugas dalam pembuatan film, bahkan mungkin akan masih berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Sekarang banyak 3d Artis yang ikut terlibat langsung dalam on set film, dengan memanfaatkan teknologi realtime virtual set. Okay sekian Jangan Lupa Membaca Juga, Istilah dalam pembuatan skenario film. sumber sekolah sinema ABA dan pengalaman penulis. Cinematography Cinematography Filmmaking 5 thoughts on “Beberapa jabatan dan tugas dalam pembuatan film” Terima kasih, membantu banget! sama-sama, semoga bermanfaat Min, mau nanya dong. Ada ga buku yg ngatur tentang setiap peranan dalam pembuatan film? Wow keren bgt min jdnam ah wawasan aku ttg dunia perfilman makasih yaa Terimakasih, semoga bermanfaat… Leave a Comment 28 May Kru Film! Bagaimana jika sebuah film kehilangan salah satu kru? Memproduksi film seringkali penonton atau kebanyakan orang hanya terfokus pada satu dua departemen. Misal, yang di highlight hanyalah sang sutradara, atau produser, atau bahkan hanya aktornya. Padahal banyak sekali departemen dan orang yang terlibat untuk bisa menyugguhkan sebuah film yang bagus. Sebut saja kru film, mereka semua dari sutradara, DOP, make up artist, wardrobe, hingga gaffer adalah bagian dari kru film. Jadi, kebayang kah kamu kalau salah satu bagian atau departemen tidak ada saat pembuatan film? Kru Film! Mereka adalah orang-orang di belakang layar yeng bisa menghasilkan sebuah film ciamik. Karena film adalah karya kreatif yang dibuat secara kolektif. Ada beberapa department dalam pembuatan film, antara lain; departmen produksi, departmen penyutradaraan, departmen kamera, departmen audio, departemen artistic dan design, departmen tersebut memiliki tugasnya masing-masing dan departmen satu dengan lainnya saling mendukung dalam proses pembuatan film. Penasarankah tugas dari departemen penyutradaraan. Bisa baca nih peran sutradara film ? Juga bisa baca artikel tentang peran produser juga di lokasi kok! Jika dalam proses produksi film tidak ada salah satu kru film diantaranya, bagaimana ya jadinya? Apakah syuting film bisa tetap berjalan dengan baik? Gimana nih filmnya bisa tetap jadi film yang bagus apa tidak ya? Nah kali ini Studio Antelope, membuat content comedy yang berjudul “What if your film is missing a crew?” Susunan Divisi Kru Pembuatan Film – Halo semuanya, kali ini bakal ngomongin tentang Susunan Divisi Kru Pembuatan Film. Kalau temen-temen nonton film sampai akhir Kalian pasti bakal melihat deretan nama-nama orang yang panjang banget, “tapi kalau nonton sampai habis ya” soalnya Biasanya kalau Nontonnya di laptop waktu tulisan-tulisan ini muncul pasti langsung buru-buru mencet tombol close dan kalau di bioskop banyak juga orang yang langsung keluar ruangan waktu Credit Title mulai kami yakin sebenarnya banyak banget orang yang penasaran mereka-mereka itu sebenarnya kerjanya ngapain aja. Nah di artikel ini tim bakal bahas apa aja kerjaan kru film secara umum, karena kalau mau jelasin secara detail banget setiap kerjaannya bisa engga selesai-selesai bahasnya. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang pekerjaannya nanti akan kita bikinin artikel-artikel yang kita ngomongin pembuatan film yang dibayar atau komersil Kru film dibagi Jadi dua yaitu Above The Line dan Below The Line. Above The LineAbove The Line adalah orang-orang yang dibayar dengan harga tetap Sesuai dengan kesepakatan yaituProduserSutradaraPenulis NaskahBelow The LineBelow The Line adalah Kru lain di luar Above The Line yang bayarannya bisa berubah sesuai dengan perubahan jumlah hari shooting dan Above The Line dan Below The Line nggak selalu dipakai di tiap produksi, Banyak juga produksi yang bayaran seluruh kru nya nggak berubah walaupun hari syutingnya Berubah. Itu tadi tentang pembayaran ngomongin Crewnya sendiri dalam pembuatan film, Kru-Kru film dibagi jadi 7 departemen yaituPenulis NaskahDepartemen ProduksiDepartemen PenyutradaraanDepartemen KameraDepartemen ArtistikDepartemen SuaraDepartemen PascaproduksiKemudian kalau untuk produksi skala besar masing-masing Departemen bakal punya Sub departemennya lagi, yaitu sebagai berikutPenulis NaskahPertama kita bahas penulis naskah. Penulis naskah bertugas untuk membuat naskah yang nantinya bakal jadi panduan untuk departemen-departemen lainnya kerja. Oleh karena itu Kerjaan penulis naskah berat banget karena dia yang bertugas untuk bikin pondasi sebuah film. Departemen ProduksiKemudian ada Departemen produksi. Departemen produksi bertanggung jawab terhadap terwujudnya film dan kelancaran proses pembuatannya. Dalam departemen produksi ada beberapa sub Departemen lagi, yaituExecutive ProducerProducerCo-ProducerAssociate ProducerLine ProducerProduction ManagerUnit Production ManagerLocation ManagerDan ada beberapa Job Desk lain untuk membantu pekerjaan mereka-mereka tadi yang ada di dalam departemen produksi. berikut beberapa job desk lainyaLogisticDriverProduction AssistantRunnerDllDisini kami akan coba jelasin singkat apa saja yang mereka-mereka ini kerjakan. Mari simak dibawah berikut ini ya. Executive ProducerExecutive Producer adalah orang yang punya dana dan menginvestasikan uangnya kepada suatu Project ProducerAssociate Producer adalah orang yang menghubungkan antara Executive Producer dan Producer adalah orang yang bertanggung jawab terhadap suatu film dan bekerja dari awal banget, mulai dari naskah sampai ke distribusi ada Co-Producer. Co-Producer bisa berperan sebagai Associate Producer atau bisa juga membantu produser dalam bidang tertentu. Misalnya cuma promosi aja atau cuma produksi ProducerIni bisa dibilang divisi yang penting banget yaitu Line Producer. Biasanya Line Producer ini adalah orang yang dihubungin paling pertama sama produser karena salah satu tugas Line Producer adalah menerjemahkan naskah ke dalam bentuk Manager dan unit Production ManagerSelanjutnya ada production Manager dan unit production Manager. Mereka adalah orang yang berhubungan dengan banyak Departemen lain untuk kelancaran suatu produksi. Mereka yang ngawasin kerjaan departemen-departemen lain dari pra produksi sampai banyak pembuatan film production Manager dan unit production Manager biasanya digabung jadi ManagerLocation Manager adalah orang yang bertanggung jawab terhadap lokasi shooting. Location Manager dan tim yang mencari lokasi syuting harus sesuai dengan Director's Treatment. Kemudian mereka juga yang bertanggung jawab terhadap lokasi tersebut saat proses syuting. Jadi nggak cuma cari lokasi AssistantSetelah itu ada juga Production Assistant yang bekerja sebagai tangan kanannya Logistic adalah sebagai departemen yang bertanggung jawab terhadap konsumsi pada suatu produksi Runner adalah orang yang selalu standby untuk melengkapi kebutuhan suatu PenyutradaraanSelanjutnya ada Departemen penyutradaraan. Departemen penyutradaraan dikepalai sama sutradara dan terdiri dariSutradaraAsisten SutradaraScript SupervisorCasting DirectorTalent CoordinatorSutradaraSutradara bertanggung jawab terhadap kreatifnya suatu film. Dia orang yang punya visi atau gambaran filmnya bakal gimana sesuai dengan naskah. Dan visinya tersebut di komunikasikan pada tahap pra produksi kesemua SutradaraSelanjutnya ada asisten sutradara. Asisten sutradara bukan asisten pribadinya sutradara yang bangunin sutradara, nyiapin sarapan, kipasin di lokasi syuting dan bikinin kopi. Tetapi asisten sutradara atau Astrada adalah kerjaan yang penting banget di pembuatan film, dia adalah penghubung semua departemen dan sebagai jembatan Departemen produksi dengan Departemen Astrada mulai dari bikin jadwal syuting sampai mastiin semua Departemen kerjaannya benar dan dalam prosesnya asisten sutradara bakal banyak kerjasama dengan unit production manager dalam proses pembuatan film, karena kerjaan mereka saling sutradara di suatu produksi biasanya ada 2. Astrada 1 kerjaannya lebih banyak diset dan Astrada 2 yang tugasnya membantu sutradara 1 lebih banyak kerja di SupervisorKemudian script supervisor, tugas script supervisor adalah menjaga kesinambungan seluruh isi frame tetap terjaga. Contohnya salah satu metode syuting yang adegannya harus diulang-ulang di tiap Shootnya, nah script supervisor harus mastiin semua hal di gambar dari satu shoot ke shoot selanjutnya tetap sama tersimpel adalah misal di shoot pertama si pemain megang sisir di tangan kanan. Nah harus mastiin di shoot-shoot selanjutnya sisirnya Bukan di tangan kiri tapi tetap di tangan DirectorSelanjutnya ada Casting Director yaitu orang yang bertugas untuk mencari pemain sesuai dengan visi CoordinatorTalent Coordinator yaitu Orang yang bertanggung jawab penuh terhadap pemain selama proses pembuatan film. Departemen kameraSelanjutnya Departemen kamera. Departemen ini tuhyang kalau di foto Behind The Scene kelihatan kayak beneran lagi syuting. Departemen kamera terdiri dariDirector of Photography DOPCamera OperatorAssistant CameraClapperGafferGripDirector of Photography DOPTugas director of photography adalah menerjemahkan visi sutradara ke dalam gambar yang terdiri dariFramingPencahayaanPergerakan Kameradan banyak hal lainnyaDOP enggak cukup menguasai teknis kamera, tapi dia juga harus ngerti penceritaan untuk bisa bikin konsep visualnya. Kemudian DOP dibantu sama asisten kamera yang bertugas untuk membantu focusing gambar dan Maintenance CameraAsisten kamera terdiri dari asisten kamera 1 1st AC kemudian ada asisten kamera 2 2nd ACCamera Operatorselanjutnya ada kamera operator yaitu orang yang mengoperasikan kamera. Tapi di beberapa persutingan kamera operator adalah DOP itu ada Gaffer. Gaffer orang yang harus bekerjasama dengan DOP untuk mendesain pencahayaan suatu scene dan mengimplementasikannya di lapangan. Dalam proses syuting Gaffer bakal dibantu sama Best ada juga grip, Grip yang bertanggung jawab untuk alat-alat non elektronik di departemen kameraDepartemen ArtistikDepartemen selanjutnya adalah departemen artistik yang terdiri dariProduction DesignerArt DirectorSet DesignerSet DresserProp MasterCostume DesignerHair & Makeup ArtistSpecial Effects SupervisorKebalikan dari anak-anak Departemen kamera, anak-anak yang ada di departemen artistik kalau difoto behind the scene suatu film paling gak kelihatan kayak lagi syuting. Padahal Departemen artistiklah yang merancang lokasi tempat syuting DesignerProduction Designer merupakan kepala Departemen artistik yang bertugas merancangan visual suatu naskah sesuai dengan visi sutradara. Mulai dari pemilihan-pemilihan properti, warna cat rumah, warna baju atau banyak hal lainnya, yang tentunya bakal selalu kerjasama dengan DOP dan sutradara waktu merancang warna-warna yang bakal DirectorArt Director kerjaannya lebih fokus pada urusan set dan props aja. Sesuai dengan yang udah dirancang sama production designer, tapi untuk di Indonesia biasanya production Designer dan art director digabung jadi satu orang dan biasa disebut art DesignerKemudian di departemen artistik ada set desainer yang tugasnya bantuin art director untuk mewujudkan set atau lokasi DresserLalu kerjanya memutuskan barang-barang apa aja yang bakal masuk di dalam MasterProp Master bertugas mendata, mencari dan mengelola props yang bakal dipakai untuk syuting. Props tersebut dibeli sama orang yang disebut Runner atau DesignerCostume Designer tugasnya merancang dan memilih kostum sesuai dengan kebutuhan karakter pada sebuah cerita & Makeup ArtistHair & Makeup Artist bertugas untuk menata rambut dan make up pemain yang tentunya sesuai dengan kebutuhan karakter EffectsLalu kalau kita butuh efek khusus misalnya ujan bakal diurus sama temen-temen tim Special SuaraKemudian Departemen selanjutnya yang sering di jadikan Anak Tiri kalau shooting adalah departemen suara. Departemen suara jumlah orangnya paling sedikit dibanding dengan Departemen lain terdiri dariSound RecordistBoom OperatorSound RecordistSound Recordist bertugas untuk memilih alat perekam yang bakal dipakai di lokasi shooting, kemudian mengatur leveling, memonitor dan merekam suara di lokasi OperatorSedangkan Boom Operator adalah orang yang bertugas untuk memegang dan mengoperasikan Boom PascaproduksiSetelah proses syuting selesai, kumpulan video dan audio yang kita rekam bakal diproses sama Departemen pasca produksi. Departemen ini terdiri dariEditorSound DesignerDialog EditorFoley ArtistSound MixerMusic SupervisorColoristVisual Effect ArtistEditorEditor bertugas untuk menyusun kembali shoot-shoot atau scene yang sudah diambil menjadi satu cerita yang utuh. Biasanya editor dibantu sama asisten editor untuk membantu manajemen data. Setelah cerita tersusun dan disetujui oleh produser sutradara dan editor atau biasa disebut Picture Lock, Film bakal masuk ke proses online editing secara bersamaan antara pengeditan suara dan DesignerSemua Pengeditan suara dikepalai oleh Sound Designer yang di bawahnya terdapat dialog EditorDialog Editor yang bertugas khusus untuk mengedit dialog biar suara dialog tiap pemain terdengar ArtistKemudian Foley Artist yang bertugas untuk membuat efek suara di SupervisorMusic Supervisor yang bertugas untuk mendesain dan membuat musik bersama dengan seorang MixerLalu dialog, Foley dan musik tadi bakal digabung menjadi satu sama Sound Mixer untuk suara hasil Picture Lock tadi juga bakal diedit warnanya sama Colorist sesuai dengan konsep warna yang sudah disepakati dengan production designer, sutradara serta Effect ArtistLalu untuk beberapa efek film dibutuhin visual effect artist untuk membuat efek-efek visual. Misalnya langit kebelah, tanah retak atau efek-efek simpel kayak nambahin awan, ngilangin beberapa objek kecil dan beberapa jenis pekerjaan Divisi Kru Pembuatan FilmKru-kru film yang BAB Production sebutin tadi belum lengkap banget. Masih banyak kru lain yang nanti bakal kita bahas Lebih Detail di tiap departemennya. Tapi dengan yang udah kita sebutin tadi kalian sudah bisa banget bikin suatu film, apalagi untuk film pendek yang sebenarnya bisa dibikin cuma dengan beberapa orang Artikel ini membantu teman-teman dan bikin semangat untuk bikin film. Oke sekian artikel tentang Susunan Divisi Kru Pembuatan Film Pendek & Layar Lebar, kasih sudah membaca artikel ini, jangan lupa share juga ya. Sampai jupa di artikel Juga Jasa Live Streaming, Pentingnya Menggunakan Jasa Live Streaming, Penyedia Jasa Live Streaming Murah di Jakarta